Membaca Resensi

Resensi adalah suatu tulisan yang berisi ulasan atau pertimbangan dan penilaian terhadap suatu hasil karya (buku, film, kaset). Resensi buku sering juga disebut sebagai timbangan buku. Resensi biasa dimuat di media cetak. Penulis resensi disebut peresensi atau resensator.

Tujuan resensi buku adalah menyampaikan kepada khalayak (calon pembaca) apakah suatu buku yang baru terbit tersebut layak/patut dibaca masyarakat atau tidak.

Informasi yang biasanya dapat diperoleh masyarakat dari sebuah resensi buku antara lain, identitas buku, gambaran umum isi buku, kelemahan dan keunggulan buku, manfaat yang dapat diperoleh setelah membaca buku tersebut, masyarakat mana yang patut/perlu membaca buku tersebut, bahasa yang digunakan penulis, dan sebagainya.

Bacalah dan perhatikan contoh resensi novel berikut ini.

________________________________________________________________________________

Berkelana dengan Sains

Judul buku    : Supernova

Pengarang    : Dewi Lestari

Penerbit        : Truedee

Tahun terbit  : 2001

Tebal buku    : viii+168 halaman

Harga buku   : Rp 32.000,00

“Ia memandangi wajah-wajah cilik itu. Kepolosan yang hari ini akan dicorengi ambisi untuk menjadi yang paling cantik. Wajah mereka yang semuanya dipulasi make up yang seharusnya tidak di sana. Diva memandangi kaki-kaki kecil mereka. Rata-rata memakai sepatu boots hak tinggi, rok supermini, tank top, atau jaket bermotif kulit binatang. Bahkan sekecil mereka sudah belajar berdandan seperti tukang jagal.”

Kutipan di atas adalah penggalan dari novel Supernova yang banyak bercerita tentang kehidupan manusia. Novel ini mengungkap apa dan bagaimana manusia, apa yang tersembunyi atau terlintas pada alam pikiran bawah sadarnya, juga hasil pemikiran-pemikirannya, dan apa yang sudah diperbuat manusia di atas bumi.

Kisah-kisah yang ditulis dalam novel ini sangat menarik. Namun untuk memahaminya secara lebih mendalam, diperlukan pengetahuan sosial, psikologis, dan sains modern yang memadai. Latar belakang pengetahuan ini diperlukan untuk memdukung pemahaman perilaku tokoh sebagai makhluk sosial yang dibesarkan oleh suatu budaya tertentu dan secara psikologis dibesarkan dengan keyakinan, pengetahuan, dan harapan-harapannya. Tokoh kadang muncul berdasarkan pemikiran manusia yang sangat rasional, tetapi pada saat yang lain menjadi makhluk yang sulit dipahami. Pengarang tampaknya berhasil mengajak pembaca berkelana berpindah-pindah dari logika ke imajinasi, bahkan ilusi. Kekurangan kosakata di bidang sains modern dan cara berpikir konvensional dapat menjadi hambatan dalam membaca buku ini. Tetapi, tentu tidak salah bagi siapa pun yang ingin mencoba membacanya.

Buku ini selain menghibur sekaligus menambah wawasan pengetahuan tentang sains modern, khususnya yang berhubungan dengan teknologi komputer dan antariksa. Novel ini mengisi salah satu sisi kosong pada dunia sastra Indonesia yang banyak berbicara tentang konflik batiniah tokoh dengan pola hitam-putih.

Sumber: Bahasa dan Sastra Indonesia jilid 2, Dawud, dkk.

____________________________________________________________________________________

Dari contoh resensi di atas, peresensi berusaha memberitahukan/menginformasikan  kepada pembaca mengenai identitas buku, gambaran umum isi buku, kelemahan dan keunggulan buku, gaya bahasa pengarang, dan manfaat buku yang diresensi tersebut. Dari informasi yang diberikan oleh peresensi/resensator masyarakat dapat mengambil sikap perlu atau tidak membaca buku (novel) tersebut.

Sebuah resensi yang lengkap biasanya memuat: judul resensi, identitas buku, jenis buku, gambaran umum isi buku, kepengarangan, kelemahan dan keunggulan buku, gaya bahasa pengarang, kesimpulan (manfaat dan kesesuaian buku dengan calon pembaca). Namun, jika kita membaca sebuah resensi yang dimuat dalam media cetak, unsur-unsur tersebut tidak selalu muncul secara lengkap. Kadang ada unsur yang tidak dikemukakan oleh peresensi. Misalnya, peresensi tidak mengemukakan/mengupas masalah kelemahan buku. Hal ini mungkin dilandasi oleh segi bisnis. Sebab, jika kelemahan dikemukakan maka buku tidak akan laku.

Adapun langkah-langkah yang dapat kita tempuh untuk membaca sebuah resensi adalah sebagai berikut.

  1. Membaca identitas buku, khususnya berkenaan dengan judul, penulis, penerbit, kota terbit, tahun penerbitan, tebal buku, dan harga buku.
  2. Mencermati kepengarangan, khususnya menyangkut biografi penulis.
  3. Mengidentifikasi gambaran umum atau ringkasan buku.
  4. Mencermati gaya bahasa pengarang.
  5. Mencermati kelemahan dan keunggulan buku.
  6. Terakhir, mencermati kesimpulan yang diberikan peresensi terhadap buku tersebut.

Tentang kelasmayaku

materi bahasa indonesia
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Membaca Resensi

  1. Kabul RKM berkata:

    Trims infonya

  2. jenny berkata:

    kegunaanya membaca resensi nya mana?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s